Sofy Nito

. tentang fiksi dan cerita diri .

BOOK REVIEW Supernova 1: Kesatria, Putri, dan Bintang Jatuh

Saya jatuh cinta terhadap buku sejak saya umur 3 tahun. 

Kata Ibu, ketika 3 tahun, setiap saya bangun tidur, selalu mencari buku, dibolak-balik, diperhatikan, diteliti, sampai diusap-usap. Mungkin pikir saya saat itu, saya kagum dengan warna-warninya.

Beranjak dewasa, saya semakin mencintai buku. 
Saya lumayan banyak mengoleksi buku dari Bentang Pustaka. Sebagian adalah non-fiksi. Sisanya adalah beberapa novel cinta, seri Laskar Pelangi, serta Supernova lengkap dari awal hingga akhir.

Langsung saja, ya.

BOOK REVIEW
SUPERNOVA 1: Kesatria, Putri, dan Bintang Jatuh


image source: http://bentangpustaka.com


Awal buku ini bercerita tentang 2 orang bernama Reuben dan Dimas. 

Mereka berdua adalah mahasiswa yang sedang menuntut ilmu di Amerika. Bedanya, Dimas berkuliah di George Washington University, termasuk golongan orang kaya sedangkan Reuben berkuliah di John Hopkins Medical School, merupakan mahasiswa beasiswa.

Dengan latar belakang yang berbeda, mereka lama-kelamaan akrab. Mulai dari membicarakan masalah IPTEK, sains, hal-hal ilmiah, hingga kehidupan pribadi masing-masing.

Hingga suatu hari, Reuben memberikan pengakuan kepada Dimas bahwa dia adalah seorang gay. Tak disangka, gayung pun bersambut. Dimas juga seorang gay. 

Pengakuan ini berujung pada hubungan baru antara Reuben dan Dimas yang mulanya adalah kawan hingga akhirnya menjadi sepasang kekasih.

Reuben dan Dimas dengan segala perdebatannya akan ilmu pengetahuan, bersepakat untuk membuat sebuah karya. Masterpiece yang memadukan fiksi populer dengan berbagai teori ilmiah.

Tanpa mereka sadari, pada dimensi kehidupan nyata, cerita yang dibuat adalah sebuah fakta.

Disinilah keseruan mulai terjadi. Tokoh ciptaan Reuben dan Dimas ternyata bukan sekedar fiksi semata.

Ferre, seorang eksekutif muda dengan karir gemilang, ketampanan, serta kehidupan serba ada. 

Walaupun kesuksesan sudah ada di genggaman tangan, namun hatinya hampa karena Ferre saat ini belum merasakan cinta.

Akan tetapi kehampaan ini tidak berlangsung lama kala Rana, seorang wartawan sebuah majalah, mewawancarai Ferre.

Mungkin terdengar biasa jika seorang pria jatuh cinta kepada wanita. Tetapi Rana sudah memiliki suami yang bernama Arwin. 

Terjadilah cinta terlarang antara Ferre dan Rana.

Di satu sisi, Rana tidak mendapatkan kebahagiaan dari sosok Arwin, suami yang saat ini sangat mencintainya. Lain halnya dengan Ferre, yang bisa selalu membuatnya merasa bahagia.

Tokoh ciptaan Dimas dan Reuben lainnya adalah seorang pelacur 'istimewa'.

Di dunia nyata, tokoh rekaan mereka bernama Diva, seorang model yang sedang naik daun sekaligus pelacur kelas atas yang sangat cerdas dan memiliki harga diri tinggi. Tidak setiap orang bisa menjadi 'pelanggan' dari Diva, harus yang cerdas, bukan sembarang orang, dan tentu saja mampu membayar mahal dengan tarif dollar.

Dalam cerita Dimas dan Reuben, sosok Ferre dan Rana diceritakan sebagai seorang kesatria yang selalu mendambakan putrinya. 

Sama halnya dengan Ferre, yang sedari kecil ingin menjadi kesatria dan menyelamatkan putri pujaan hatinya.

Keinginan inilah yang menjadikan Rana dipanggil 'Putri' oleh Ferre. 

Ibaratnya, Ferre adalah sang kesatria, Rana adalah putri, dan Diva adalah si bintang jatuh. 

Dongeng kecil yang selalu diingat Ferre adalah, kesatria yang ingin terbang. Namun tidak ada yang mampu membawanya terbang tinggi hingga datanglah bintang jatuh yang membawanya melesat jauh.

Akan tetapi, saat kesatria melihat putri, ia lepaskan genggamannya pada bintang jatuh untuk bertemu putri namun malah jatuh tercerai-berai di angkasa. Akhirnya bintang jatuhlah yang mendekap sang putri dalam genggamannya.

Kembali kepada Ferre dan Rana. Sosok Arwin yang sangat mencintai Rana, membuat Rana tidak tega untuk berbohong terus-menerus. Akan tetapi Rana sulit untuk mengucapkan hal itu kepada Arwin.

Sosok Rana yang berubah membuat Arwin menyadari, bahwa Rana sudah tidak mencintai Arwin sepenuhnya. Ada sosok lain yang lebih mampu memberikan kebahagiaan untuk istri yang dicintainya.

Sangat tidak disangka, ternyata Arwin menyelesaikan masalah ini dengan cara yang tidak seperti pada umumnya.

Begitu pula dengan Diva, yang dalam seri ini bukan menjadi tokoh utama, namun memiliki pengaruh besar terhadap alur cerita.

Hingga pada puncaknya, hadirlah tokoh Supernova yang berperan sebagai cyber avatar. Sudah banyak orang mengetahui ketenaran Supernova namun tidak satu pun yang mengetahui siapa sosok dibaliknya.

Para pengguna dunia maya menganggap bahwa Supernova adalah semacam dewa yang bisa memberikan solusi dari setiap permasalahan mereka.

Bahkan, para tokoh di dunia nyata seperti Ferre, Rana, dan Arwin pun, ikut meminta nasihat pada Supernova.

Kemudian yang mengejutkan, ternyata Diva juga memiliki hubungan spesial dengan Ferre. 

Seperti apakah hubungan spesial tersebut?

Bagaimana Supernova, sang cyber avatar mampu memberikan jawaban atas permasalahan Ferre, Rana, dan Arwin? 

Serta seperti apa kelanjutan dan akhir dari masterpiece Reuben dan Dimas?

Ada baiknya kamu bisa langsung membaca seri pertama Supernova: Kesatria, Putri, dan Bintang Jatuh. 

Salah satu novel yang membuat saya terkagum-kagum karena ini adalah karya penulis dalam negeri yang tersohor, Dee Lestari.

Diksinya yang sungguh sangat kaya, beragam pengetahuan ilmiah, serta banyaknya kejutan yang ada, membuat saya menilai novel ini dengan rating 4,5 dari 5.

Selesai membaca buku ini, pasti kamu akan segera penasaran untuk melanjutkan seri kedua yang berjudul Akar.

Lebih baik lagi sih, kalau kamu punya semua serinya sehingga kamu akan lebih memahami keseluruhan dari cerita Supernova yang akhirnya sungguh sangat tidak diduga.

Detail buku:
Judul: Supernova 1: Ksatria, Putri, dan Bintang Jatuh
Penulis: Dewi 'Dee' Lestari
Penerbit: Bentang Pustaka
Harga: Rp 74.000,-

Tidak ada komentar :

Posting Komentar