. tentang fiksi dan cerita diri .

Racauan Seorang Diri







Biarlah!
Biarkanku meracau
Kau usah banyak risau
Toh ini bukan galau

Hati yang sedikit tersilau
Tergores luka lampau
Bak bom atom serta ranjau
Mengerling tajam ditikam pisau
Padahal harapku tinggi, setinggi plateau
Apakah kau tau?
Balasannya hanya sebesar biji limau!

Wahai Engkau
Sang Penguasa Dunia
Pemilik neraka dan sorga
Dengarkanku berkicau
Berikanku secercah himbau
Untuk hambaMu yang hanya bisa berlindung disini,
Di balik senyapnya surau

Tidak ada komentar :

Posting Komentar